teks

Perbarui Info & Tips Unik di Estomihi Bloog

Blog Competition

Lomba Penulisan Artikel Di Blog Untuk Kalangan Pelajar Dan Mahasiswa (Universitas Jambi)

Fotografi bukan cuma sekedar Selfie

Kalangan muda biasanya menggunakan kamera hanya untuk hunting a.k.a Selfie belaka. Cobalah hal-hal baru.

Kabut asap masih menyelimuti wilayah Jambi dan daerah lainnya

Kabut asap dapat menyebabkan sesak nafas,mata merah, dan penyakit kecil lainnya.

Serunya Dunia SMK

Teman-teman sekolah di SMK bisa jadi mitra kerja di dunia usaha kelak

Gebyar TIK 2015 diadakan di Hotel Novita Jambi

Berbeda dari tahun sebelumnya, gebyar TIK 2015 diadakan di Hotel Novita,dan pada tahun sebelumnya diadakan di Jambi Town Square (Jamtos)

Kamis, 03 September 2015

5 Alasan kenapa pilih SMK

1. Para siswa mendapat pelajaran adaptif maupun normatif seperti yang didapat bila sekolah di SMU.
2. Sekolah di SMK para siswa dibekali ketrampilan karena di berikan mata pelajaran produktif sesuai kompetensi yang dipilihnya, oleh karena itu siswa SMK bisa dikatakan setelah lulusan siap masuk di dunia kerja, selain tetap bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi
3. Di SMK sebelum lulus para siswa diberi kesempatan Praktek Kerja Lapangan atau PKL, disini mereka akan mengasah kemampuan mereka yang didapat dari sekolah. Umumnya para siswa akan dilepas didunia kerja rata-rata 2 sampai 3 bulan.
4. Pada Kelulusan pun Siswa di SMK diharuskan membuat sebuah karya atau disebut Tugas Akhir (TA) yang nantinya dijadikan penilaian sampai sejauh mana penguasaan keahlian setelah selama 3 tahun belajar.
5. Selain itu dengan Ketrampilan yang telah ditumbuhkan dari SMK para siswa setelah lulus bisa membuka usaha sendiri atau berwiraswasta. Misal membuka bengkel mobil/motor yang dari Jurusan Otomotif, ada juga Reparasi alat elektronik dari Jurusan Elektronik, sehingga Secara tidak langsung SMK mengajarkan hidup mandiri, sebab SMK dituntut untuk punya keahlian dan keterampilan sendiri.
Karena beberapa kelebihan SMK di atas Pemerintah merekomendasikan sekolah di SMK. Karena dengan ketrampilan yang sudah dimiliki bisa dijadikan usaha untuk menekan pengangguran bahkan bisa untuk menciptakan lapangan kerja

Sepenggal Tentang Saya

Lahir dengan nama Daniel Estomihi Purba di kota Bandung pada tanggal 15 Maret 1998 ini adalah anak dari Bapak B.Purba dan Ibu M.Damanik. Sampai saat ini sedang menempuh pendidikan di SMK Negeri 1 Muara Bungo jurusan Multimedia. Selain itu,anak yang baik,rajin dan tidak sombong ini suka Traveling dan baca komik Meme.





Rabu, 02 September 2015

Pengaruh Tekhnologi Terhadap Anak Usia Dini

sumber : mencuat.com
Pada usia 4-5 tahun, anak-anak sedang berada dalam fase “serba ingin tahu”, saat mereka selalu penasaran dengan hal-hal baru yang menarik perhatian mereka. Ada dua hal yang dapat mulai Anak pelajari pada usia ini, yaitu:

1. Menggunakan internet di bawah pengawasan orang tua
2. Memainkan video games yang mengajaknya bergerak

Memasuki fase “serba ingin tahu”-nya, Anda bisa mulai memperkenalkan penggunaan komputer pada anak. Sebab, selain tayangan interaktif edukatif di TV khusus anak seperti Nick Jr. atau Cbeebies, Anda juga perlu mengenalkan komputer sebagai proses belajar anak. Anda akan merasakan manfaatnya saat nanti anak mulai mendapatkan tugas sekolah yang memerlukan penggunaan komputer.

Komputer itu sendiripun nantinya akan digunakan beserta jaringan internet yang akan membantu anak mencari info-info untuk tugas sekolahnya nanti. Memang tidak dapat dipungkiri, internet akan membuat Anda khawatir. Anda tidak tahu apakah anak Anda memang sedang memainkan permainan edukatif di internet, atau malah menonton lucunya tingkah tokoh kartun favoritnya di Youtube. Oleh sebab itu, kuncinya adalah pengawasan. Anda tidak perlu membuat software keamanan  agar anak Anda tidak membuka situs yang tidak Anda inginkan. Andalah pengaman terbaik baginya.

Nah, bila anak sudah mampu berlari, menendang, hingga membungkuk dengan baik, (akan lebih baik jika ia sudah mengerti konsep main bergiliran), Anda dapat memperkenalkan anak pada video games aktif seperti Wii atau Xbox 360. Namun, bermain video games baru bisa dikatakan bermanfaat bila digunakan sebagai alat bonding keluarga. Pasti seru jika bermain video games dijadikan salah satu alternatif aktivitas keluarga di akhir pekan. Pastikan juga bahwa isi permainan dalam video games itu baik bagi anak, ya.

Satu hal yang harus diingat, semakin besar anak, akan semakin besar pula kesempatan yang ia miliki untuk menggunakan teknologi. Apalagi saat ini sosial media sudah menjadi wadah umum bagi banyak orang untuk mencari info, bersosialisasi, dsb. Jadi, Anda harus pintar-pintar memperhatikan jumlah waktu yang anakhabiskan di depan layar (baik televisi, komputer, hingga iPad). 

Dan jangan lupa juga untuk selalu menanamkan pada anak sejak dini bahwa keberadaan computer, internet, dan segala macam teknologi yang ada sekarang harus membawa pengaruh yang positif, bukan justru menjerumuskan dan akhirnya merugikan diri sendiri.

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

 

Kontak Admin di :

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramEmail